(2)
RENCANA
KEGIATAN KAJI TERAP
1.
Waktu dan Tempat
Kegiatan Kaji terap teknologi pertanian
di BPP Kuaro direncanakan pada bulan Mei s/d September 2014 secara
bersamaan pada 2 lokasi
a.
Lokasi 1 di Kelompoktani Sido Asih Desa
Keluang Pasir Jaya Kecamatan Kuaro
b.
Lokasi 2 di Kelompoktani Mekar Jaya Desa Padang Jaya Kecamatan Kuaro
2.
Materi
Berkaitan dengan Tujuan khusus dalam kegiatan ini, direncanakan 2 materi
kaji terap dengan tujuan peningkatan produktifitas padai sawah dan optimalisasi
pemanfaatan pekarangan dalam memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan keluarga
petani, dengan materi kombinasi Sistim tandur Jajar Legowo 4:1 dan applikasi pupuk organik pada budidaya
padi sawah
3.
Pelaksana dan Penanggung Jawab Kegiatan Kaji
Terap
a.
Penanggung Jawab
b.
Pelaksana
c.
Penyuluh Pendamping
d.
Mitra Kerja Kegiatan
(Demonstrator)
|
:
: :
:
|
Guntur
Wahyudho,SP (Koord. PPL-BPP Kuaro)
Suwarju,SP
(PPL. Programer BPP Kuaro)
-
Muhammad Fajri,SP (PPL. WKPP Desa Keluang Pasir Jaya)
untuk (Unit 1)
-
Winanto (PPL. WKPP Desa Pasir Mayang) untuk (Unit 2)
-
Mujio (Ketua Kelompoktani Sido Asih) (Unit 1)
-
Rohmat (Kelompoktani Mekar Jaya) (Unit 2)
|
4.
Tim Penyusun Materi
Materi teknologi dalam kegiatan kaji
terap di BPP Kuaro diperoleh dari
informasi dan analisis kebutuhan masyarakat petani yang dibahas oleh tim kerja
yang terdiri dari 4 orang antara lain:
-
Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan
Kuaro (Guntur Wahyudho,SP)
-
Penyuluh Programer BPP Kuaro
(Suwarju,SP)
-
PPL. WKPP Desa Keluang Pasir Jaya
(Muhammad Fajri,SP)
-
PPL. WKPP Desa Pasir Mayang (Winanto)
5.
Tata Laksana
a. Persiapan
1)
Perencanaan
yang meliputi penetapan materi berupa hasil penelitian oleh pusat dan balai
penelitian komoditas, lembaga penelitian swasta, perguruan tinggi, atau dari
petani sendiri. Penyiapan dan penetapan
materi dilakukan melalui temu tugas tim
penyusun materi.
2)
Penetapan
demonstrator, lokasi, pembimbing, jadwal kegiatan dan pembiayaan
b.
Pelaksanaan
1)
Pertemuan
dan musyawarah antara penyuluh dan dinas-dinas lingkup pertanian yang terkait
serta kontani-nelayan pelaksana
2)
Penyediaan
sarana produksi
3)
Penunjukan
teknik budidaya oleh pembimbing kepada petani pelaksana (Jadwal
Kegiatan setiap Unit lokasi di susun oleh Penyuluh Pendamping)
4)
Pencatatan
harian kegiatan dan kegiatan usahatani yang berfungsi untuk mencatat
kejadian-kejadian/kelainan-kelainan yang terjadi selama kegiatan berlangsung
untuk disampaikan kepada penyuluh pembimbing.
Hal ini diperlukan untuk memudahkan penganalisaan data dapat dilakukan
tindakan korektif sesegera mungkin.
5)
Pencatatan terhadap tenaga kerja, waktu dan biaya yang
digunakan dalam kegiatan kaji terap mulai dari persiapan sampai pada pengolahan
hasil
6)
Pengolahan hasil/perlakuan pasca panen terhadap produksi yang
diperoleh
c.
Pembinaan
1)
Bimbingan
musyawarah dalam menyusun rencana untuk keperluan penyelenggaraan kaji terap
2)
Bimbingan
teknis di lapangan terutama dalam alih teknologi
3)
Bimbingan
organisasi dan administrasi dalam mengembangkan kerjasama antar petani dalam
satu kelompok
d. Pemantauan dan Evaluasi
1)
Pemantauan :
|
Untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan
lapangan, permasalahan dan hasil kaji terap dilakukan pemantauan oleh
penyuluh pertanian secara teratur dan berkesinambungan. Pemantauan oleh
penyuluh pertanian dapat dilakukan melalui pengamatan lapangan secara
langsung selama pelaksanaan kaji terap atau menganalisa data dan laporan yang
diterima oleh pelaksana kaji terap.
|
2)
Evaluasi :
|
Evaluasi dapat dilakukan selama
kegiatan berlangsung dan pada waktu kegiatan telah selesai. Hal-hal yang dievaluasi adalah materi
pelaksanaan, lokasi dan biaya penyelenggaraan serta dampak dari penerapan paket
teknologi tersebut terhadap produktivitas usahatani serta pendapatannya.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar